Sayyid Anwar Leluhur Bani Tamim (Bani Jawi) Nusantara

Gambar Hanya Ilustrasi

Menurut Moch Bayu Abdul Karim di FBnya :

Setiap anak nabi Adam a.s lahir kembar, hanya nabi Sis a.s terlahir tanpa kembaran dalam kondisi jasad tak beryawa. Lalu nabi Adam a.s memohon pada Allah SWT untuk menghidupkan. Allah SWT memberi Nur cahaya sehinga nabi Sis a.s hidup. Karena Nabi Sis a.s lahir tunggal, maka allah menurunkan pasangan sejenis malaikat azazil.

Maka lahirlah Sayyid Anwas dan Sayyid Anwar. Sayyid Anwas terlahir wujud manusia dan Sayyid Anwar terlahir wujud manusia Cahaya dan Nabi Sis a.s diberi petunjuk Allah SWT, kelak Sayyid Anwas menurunkan nabi-nabi. Sedangkan Sayyid Anwar menurunkan Raja-raja di Tanah Al Hind/Sindaland/Sundaland/Kepulauan Dangkalan Sunda yang berbatasan dengan dangkalan SAHUL.




Sayyid Anwar gemar berpetualang keliling bumi. Sayyid Anwar mirip nabi Sis a.s memiliki Nur khusus dari zat Allah SWT.

Anak turunan Sayyid Anwar yaitu Ismaya/Semar, separuh batara, Resi yang hidup di tanah Jawa. Anak turunan Anwar ini yang memegang kitab Tripitaka dan Wreda sampai suluk-suluk leluhur Jawi dan tak disebutkan dalam al Quran karena tingkat keyakinan/ketauhidan kepada Allah SWT, karena Bani Jawi mewarisi Nur Allah SWT dari jasad nabi Sis as. Manungaling Kawulo lan Gusti ....Wallohu alam.

Putra nabi Sis a.s yaitu sayyidina Anwas dan sayyidina Anwar. Sayiddina Anwas menurunkan Bani Ismail dan Bani Israel urutan kitab Taurat, Zabur, Injil.

Lalu dari Sayyidina Anwar menurunkan Bani Tamim/Bani Jawi dengan kitab Tripitaka (3 kitab) berisi sama 3 kitab Bani Ismal dan Bani Israel.. Karena Bani Jawi sangup menerima Tripitaka, maka Allah menurunkan kitab Wreda mengajarkan ketauhidan, ibadahnya dengan bunyi-bunyian seperti : kentongan, tasbih (biksu).

Karena kitab Taurat, Zabur, Injil dirusak YAHUDI dari ajaran aslinya, maka Allah SWT menurunkan al Quran untuk meluruskan umat dan untuk melengkapi ajaran Bani Jawi, karena bani Jawi urutan ilmu lengkep dari Allah SWT (tidak dirusak yahudi), maka Bani Jawi bisa menerima Islam sebagai ad diin, tanpa peperangan besar.

Lalu kenapa Allah SWT tak menjelaskan dalam al Quran tentang Tripitaka dan Wreda/Weda???

Jika yahudi tahu ada kitab lain dari awal pasti akan dirusak pula. Jika mereka tahu bani Tamim (jawi) kaum kecil yang diberi kuasa menaklukan mereka. Bukti kelengkapan ilmu bani Jawi kitabulloh dibuatlah dalam bentuk Petilasan Batu Tunggal/Salaka Domas (Sunda), Candi (Sandi/Sindu) di seluruh jazirah al Jawi.

Sebelum Rosulullah SAW dan Islam turun bani jawi sudah rahmatan lil alamin, sedangkan di Arab masih jahiliyah. Jawa bermakna akhlak jadi Rasulullah SAW diutus menyempunakan akhlak, dan bani jawi harus disempurnakan karena cara menyembah gusti Allah SWT dirasakan cukup berat bagi manusia selain bani jawi. Contohnya : Puasa mutih, Puasa ngrowot, Puasa pati geni, Puasa ngebleng, bertapa berhari-hari, bertapa pendem, bahkan sunan Kalijogo pun bertahun-tahun bertapa dll.

Bukti Bani Jawi telah disempurnakan, dalam Islam disebutkan Malaikat Muqorobin, Jibril, Mikail, Ijroil, Isrofil. Malaikat dihembuskan pada janin usia 4 bulan dirahim ibu. Sedangkan Bani jawi juga ada ajaranya tapi tidak tahu namanya, maka Bani Jawi menamakan "Sedulur Papat ke Limo Pancer" dalam diri, dalam lingkup Alam adalah arah mata angin. 


==================

QS. Ibrahim : 4
Artinya : Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa (lisan) kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. dan Dia-lah Tuhan yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

QS. Al-Maidah : 48
Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan (sareat) dan jalan yang terang (Syir’atan Waminhaajan/spiritual).

QS. Al-Maidah : 48
Artinya : Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, Yaitu Kitab-Kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian [421] terhadap Kitab-Kitab yang lain itu; Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat diantara kamu [422], Kami berikan aturan (sareat) dan jalan yang terang (spiritual). Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.

QS. Yusuf : 111. Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kisah-kisah/kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman (pikeun anu Percaya /sanés kanggo jalmi Muslim wungkul).

QS. Al-Hujuraat : 13
Artinya : 13. Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.

QS. Asy-Syuura : 7
Artinya : Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam bahasa ARAB, supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. segolongan masuk surga, dan segolongan masuk Jahannam.

Sayyid Anwar (Hyang NurCahya), putra nabi Sis as. Leluhur Bani Tamim (Bani Jawi) / al hind /Sindaland/Sundaland/Kepulauan Sunda, yang dibatasi benua SAHUL.



Yang jadi pertanyaan Lantas Siapakah Batara Guru??? Menurut budayawan Sunda Kang Lucky Hendrawan konon batara Guru lebih dulu ada daripada Batara Wisnu, Batara Syiwa dan Batara Brahma. 


Lihat Videonya dibawah ini :



0 komentar:

Posting Komentar